Aku bukan siapa-siapa yang harus kau cari ketika aku menghilang dari pandanganmu.
Aku bukan siapa-siapa yang harus kau khawatirkan ketika kau tak mendengar kabarku.
Aku bukan siapa-siapa yang harus kau rindukan ketika aku jauh darimu.
Aku bukan siapa-siapa yang harus kau sebut dalam setiap doamu.
Aku bukan siapa-siapa yang harus kamu cintai setiap hari.
Aku bukan siapa-siapa yang harus mengisi hati dan pikiranmu.
Ya, aku bukan siapa-siapa untukmu. Tapi kamu (hampir) menjadi segalanya untukku.
Minggu, 11 Mei 2014
Nyatanya.
Nyatanya, adamu mampu membuat mataku tidak memancarkan kesedihan lagi.
Nyatanya, adamu mampu membuat telingaku mendengar kata-kata manis lagi.
Nyatanya, adamu mampu membuat hidungku menghirup aroma-aroma kebahagiaan lagi.
Nyatanya, adamu mampu membuat dadaku terasa sesak dengan rindu-rindu yang meluap lagi.
Nyatanya, adamu mampu membuat seluruh inderaku merasakan perasaan dicintai lagi.
Nyatanya, adamu adalah asaku yang dinyatakan keberadaannya oleh Tuhan.
Langganan:
Komentar (Atom)